Kisah Nabi Zulkifli : Tantangan Raja kepada Nabi Zulkifli as

Posted by Ali Serizawa on Minggu, 10 Agustus 2014

Pada kesempatan ini akan diceritakan mengenai Kisah Nabi Zulkifli, dimana diceritakan mengenai tantangan seorang Raja kepada Nabi Zulkifli as.

Nama lengkap Nabi Zulkifli as adalah Basyar (Basyron) bin Ayyub bin Maush bin Razih bin al'Aish bin Ishaq bin Ibrahim. Ada yang mengatakan Nama lengkap Nabi Zulkifli as yaitu Dzulkifli bin Ayyub bin Amus bin Tawakh bin Rum bin al-'Aish bin Ishaq bin Ibrahim. Ahli sejarah mengatakan bahwa Nabi Zulkifli as ialah putera dari pasangan Nabi Ayyub as dan Rahma binti Afratsim bin Yusuf bin Ya'cub bin Ishaq bin Ibrahim.

Seperti para leluhur Nabi Zulkifli as, (Nabi Ibrahim as, Nabi Ishaq as dan Nabi Ya'cub as), Nabi Zulkifli as termasuk orang pilihan yang paling baik. Basyar (Basyron) bin Ayyub diberi nama Nabi Zulkifli as dari Kifl yang aslinya berasal dari kata kerja kafala yang mempunyai beberapa arti. Arti yang pertama Kifl adalah janji dan karena Basyar (Basyron) bin Ayyub dapat memenuhi janji maka beliau digelari zulkifli.

Nabi Zulkifli as berjanji bahwa dirinya sanggup melakukan tiga hal, yaitu: puasa, pada siang hari, bangun di malam hari untuk beribadah dan menahan amarah. Janji ini Nabi Zulkifli as ucapkan ketika menjawab tantangan seorang raja yang sedang mencari penggantinya berhubung dirinya akan melengserkan diri karena usia.

Raja tersebut ialah raja sepuh yang merasa tidak berdaya lagi untuk mengemban tugas pemerintahan dan akan menyerahkan tampuk untuk mengemban tugas pemerintahan, akan menyerahkan kepemimpinan kerajaan kepada siapa saja yang dapat bertanggungjawab dalam menjalankan amanat umat dan orang yang bertaqwa kepada Allah SWT. Untuk mencari pengganti itu sang raja bertitah di hadapan rakyat banyak:
"Siapa diantara kalian yang sanggup berpuasa di siang hari, bangun di malam hari untuk beribadah dan menahan amarah; akan saya tunjuk sebagai pengganti saya"

Lalu berdirilah Nabi Zulkifli as yang menyatakan sanggup menjalankan amanat raja. Namun sang raja tidak menanggapinya bahkan mengulang-ulangi titah serupa sampai tiga kali. Akhirnya setelah tidak ada seorang pun yang menyatakan kesanggupannya maka oleh sang raja si pemuda tadi diminta untuk membuktikan janjinya.
Karena setan-setan tidak sanggup menggoda Nabi Zulkifli as, maka iblis bertindak sendiri dengan berpenampilan sebagai seorang yang lanjut usia lagi miskin untuk menggoda Nabi Zulkifli as. Iblis berulang kali mendatangi Nabi Zulkifli as dan selalu bercerita panjang lebar ketika Nabi Zulkifli as sedang istirahat tidur di tengah siang hari; akibatnya Nabi Zulkifli as kurang tidur siangnya dan cepat mengantuk di malam hari.

Kemudian Nabi Zulkifli as minta agar keluarganya tidak membukakan pintu kalau orang tua yang selalu datang itu minta ketemu dengan Nabi Zulkifli as sewaktu istirahat tidur di tengah siang hari. Namun iblis tidak kurang akal dan berhasil masuk lewat lubang angin untuk membangunkan Nabi Zulkifli as. Meski hilang waktu istirahat Nabi Zulkifli as tetap sabar dan tidak marah mendengarkan cerita panjang lebar iblis, yang itu itu juga.

Sampai akhirnya iblis menyerah kepada Nabi Zulkifli as dan berkata: "Kamu (Nabi Zulkifli as) telah menjadikan aku tak sanggup menaklukkan dirimu. Meski aku telah berusaha sekuat tenaga untuk membuat kamu marah."

Nabi Zulkifli as adalah seorang yang bertaqwa. Setelah Nabi Zulkifli as berhasil memenuhi janjinnya untuk berpuasa di siang hari, beribadah di malam hari dan sanggup menahan amarah; maka dianggakatlah Nabi Zulkifli as sebagi raja. Demikianlah Kisah Nabi Zulkifli, dimana menceritakan mengenai tantangan raja kepada Nabi Zulkifli as.

Sumber: Buku Kisah Nabi yang digunakan dalam penulisan ini:

- K.R.M.T.H. Murdodiningrat, 2012. Kisah Teladan 25 Nabi Dan Rasul Dalam Al-Quran. Yang Menerbitkan Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Kisah Nabi Zulkifli as
Gambar Kisah Nabi Zulkifli as

Blog, Updated at: 22.42
×

Protect Article By


DMCA.com Protection Status

Artikel ini dilindungi Oleh DMCA. Cantumkan Link Saat Mengkopi