Kisah Nabi Ya'cub : Kisah Cinta Nabi Ya'cub as

Posted by Ali Serizawa on Minggu, 03 Agustus 2014

Pada kesempatan ini akan diceritakan mengenai Kisah Nabi Ya'cub as dimana diceritakan mengenai kisah cinta Nabi Ya'cub as.

Nama lengkap Nabi Ya'cub as ialah Ya'cub bin Ishaq bin Ibrahim. Nabi Ya'cub as lahir di bagian selatan Kan'an (Israel sekarang). Nabi Ishaq as merupakan putra dari pasangan Nabi Ishaq as dan Rifqa binti Bitawayil bin Nahur bin Azar. Nabi Ya'cub as mempunyai seorang kakak kandung yang bernama Al Aish (Aishu), yang adalah nenek moyang Bangsa Romawi, Sedangkan Nabi Ya'cub as sendiri ialah nenek moyang Bani ISrail.

(QS: Surah Hud ayat 71) "..MAka kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishaq (Nabi Ishaq as) dan dari Ishaq (akan lahir puteranya) ya'cub (Nabi Ya'cub as)."


Nabi Ya'cub as bergelar Abul Asbath, bapak dari dua belas orang anak. Allah mengutus anak-anak dari Nabi Ya'cub as untuk menjadi pemimpin-pemimpin dari dua belas kabilah Bani Israil.

Ketika Nabi Ya'cub as kembali dari Harran, negeri pamannya yang bernama Laban bin Bitawayil bin Nahur, ditengah perjalanan Nabi Ya'cub as berkelahi dengan seorang manusia jelmaan dari malaikat. Setelah Nabi Ya'cub as pincang terkena pukulan di paha, orang itu menanyakan Nabi Ya'cub as. Ketika di jawab: "Ya'cub" lalu orang itu berkata : "Setelah hari ini, kamu tidak dipanggil kecuali dengan nama Israil".

Ayah Nabi Ya'cub as lebih sayang kepada Al Aish, sebaliknya ibu Nabi Ya'cub as lebih sayang kepada Nabi Ya'cub as. Pada waktu itu Nabi Ishaq as minta Al Aish untuk menyediakan daging buruan, ibunya segera minta Nabi Ya'cub as untuk menyembelih dua ekor kambing muda yang gemuk. Selesai dimasak sesuai dengan kesukaan ayah Nabi Ya'cub as, Nabi Ya'cub as diminta memakai pakaian Al Aish dan membawa makanan itu ke ayahnya yang sudah rabun.

Usai menyantap makanan kesukaannya, Nabi Ishaq as mendekap puteranya serta bertanya siapa dirinya. Setelah dijawab: "aku puteramu", beliau berkata: "Jika suara kamu Nabi Ya'cub as sedang kulit dan pakaianmu adalah Al Aish". Kemudian Nabi Ishaq as mendoakan agar putra kesayangannya itu Al Aish mempunyai kemampuan yang lebih besar daripada saudaranya Nabi Ya'cub as.

Tak berapa lama kemudian Al Aish membawa sajian sesuai dengan permintaan Nabi Ishaq as. Ketika Nabi Ishaq as menanyakan kenapa ia membawa makanan lagi, maka diketahuilah bahwa Nabi Ya'cub as telah mendahului bahkan menipu berpura-pura menjadi dirinya. Al Aish kemudian minta agar ayahnya mendoakan agar dirinya mempunyai keturunan yang besar, kuat dan kaya raya. Al Aish marah sekali berniat akan membunuh adik kandungnya itu yakni Nabi Ya'cub as.

Mendengar ancaman itu, sang ibu Rifqa binti Bitawayil bin Nahur bin Azar menyruh Nabi Ya'cub as segera menemui pamannya yang bernama Laban bin Bita wayil bin Nahur bin Azar, di negeri Harran wilayah Babil di Irak. Paman Nabi Ya'cub as mempunyai dua orang putri, yang suling dan lemah bernama Layya, sedangkan yang bungsu dan cantik bernama Rahil.

Layya jatuh cinta kepada Nabi Ya'cub as padahal Rahillah yang Nabi Ya'cub as incar. Dengan tipu daya, Laban berhasil menikahkan Layya dengan Nabi Ya'cub as. Ketika ketahuan, Laban berkilah bahwa sesuai adat, si sulung harus menikah lebih dulu. Bila Nabi Ya'cub as tetap menginginkan buah hatinya, Nabi Ya'cub as harus bekerja tujuh tahun lagi di tempat sang paman. Setelah dicapai persetujuan, akhirnya Nabi Ya'cub as berhasil menikahi Rahil.

Meski sangat lemah fisiknya, Layya dianugerahi empat putera laki-laki, yaitu: Rubail, Syam'un, Lawai dan Yahudza. Keadaan ini membuat Rahil cemburu karena dirinya tidak kunjung hamil. Ia lalu menyerahkan budaknya yang bernama Balha kepada Nabi Ya'cub as agar digaulinya. Lalu lahirlah Daan dan Naftali.

Melihat sepak terjang madunya, Layya pun tidak mau kalah. Ia lalu menyerahkan budaknya yang bernama Zulfa kepada Nabi Ya'cub as untuk digaulinya juga. Lalu lahirlah Jaad dan Asyir. Setelah itu Layya hamil lagi dan melahirkan dua orang putera, Yasakhir dan Zabilun, serta satu putri yang benama Dina.

Rahil terus berdoa memohon kepada Allah SWT agar diberi anak. Akhirnya setelah menunggu sekian lama Rahil hamil dan melahirkan Nabi Yusuf as kelak dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya, Rahil hamil lagi namun sayang ia meninggal ketika melahirkan Bunyamin; "seda kunduran" ini memberi surga bagi dirinya.

Demikianlah mengenai Kisah Nabi Ya'cub as dimana menceritakan kisah cinta Nabi Ya'cub as.

Sumber: Buku Kisah Nabi yang digunakan dalam penulisan ini:

- K.R.M.T.H. Murdodiningrat, 2012. Kisah Teladan 25 Nabi Dan Rasul Dalam Al-Quran. Yang Menerbitkan Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Kisah Nabi Ya'cub as
Gambar Kisah Nabi Ya'cub as

Blog, Updated at: 22.28
×

Protect Article By


DMCA.com Protection Status

Artikel ini dilindungi Oleh DMCA. Cantumkan Link Saat Mengkopi